iklan

Tampilkan postingan dengan label turbocharger. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label turbocharger. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 10 Februari 2024

Turbocharger


 Apa itu mesin Turbocharger?


Mobil diesel seringkali dilengkapi dengan mesin turbo, tujuannya untuk meningkatkan tenaga mesin dan menghasilkan suara yang  lebih halus. Turbo sendiri merupakan sistem force intake yang dapat meningkatkan tenaga mesin dengan memanfaatkan gas buang  mesin. Namun, turbin mesin diesel bisa rusak karena beberapa faktor. Beberapa penyebabnya adalah seal rusak, oli mesin  terbakar berlebihan, dan jarang memperhatikan pembersihan filter udara.

Pengertian Turbocharger

 Definisi Turbocharger adalah kompresor sentrifugal yang mengambil tenaga dari turbin bertenaga gas buang kendaraan. Biasa digunakan pada mesin pembakaran dalam untuk meningkatkan tenaga dan efisiensi mesin dengan cara meningkatkan tekanan udara yang masuk ke dalam mesin.

 Keuntungan utama turbocharger adalah  meningkatkan tenaga mesin secara signifikan hanya dengan sedikit bobot tambahan. Turbocharger merupakan bagian  mesin diesel yang berguna dalam meningkatkan tenaga mesin karena efisiensi volumetrik udara yang masuk ke ruang bakar. Prinsip pengoperasian mesin turbocharged adalah induksi paksa oleh sumber utama, menggunakan udara dari gas buang kendaraan untuk dimasukkan ke dalam ruang bakar.

Sejarah Turbocharger

 Turbocharger ditemukan oleh insinyur Swiss Alfred Büchi. Patennya untuk turbocharger diajukan pada tahun 1905.

Fungsi Turbocharger

 Salah satu cara untuk meningkatkan tenaga/kinerja mesin diesel adalah dengan menggunakan turbocharger .

 Prinsip kerja turbocharger adalah memanfaatkan panas gas buang sebagai energi untuk mengompresi udara pembakaran hingga mencapai tenaga yang tinggi. Gas buang hasil pembakaran masing-masing silinder kemudian dialirkan melalui exhaust manifold yang selanjutnya berekspansi ke sisi turbin turbocharger sehingga menghasilkan energi mekanik yang kemudian dijadikan tenaga untuk memutar  sisi turbin turbocharger.

 Oleh karena itu, fungsi turbocharger adalah untuk meningkatkan torsi dan tenaga mesin, meningkatkan penghematan bahan bakar, meningkatkan karakteristik tenaga mesin awal, baik kecil maupun besar, namun tetap dapat menurunkan emisi mesin.

Komponen-komponen Turbocharger

1. Turbin 

 Turbin meliputi roda turbin dan rumah turbin. Fungsi rumah turbin adalah untuk mengalirkan gas buang ke  roda turbin. Energi yang diperoleh dari gas buang akan memutar roda turbin sehingga menyebabkan gas  keluar dari rumah turbin melalui area pembuangan.

2. Kompresor

 Kompresor juga dilengkapi dengan roda kompresor dan rumah kompresor. Kompresor bekerja berlawanan dengan turbin. Roda kompresor dipasang pada turbin melalui poros baja yang menimbulkan putaran pada saat turbin memutar roda kompresor. Rotasi berkecepatan tinggi ini  menarik udara dan mengompresnya.

 Rumah kompresor kemudian mengubah aliran udara berkecepatan tinggi dan bertekanan rendah menjadi aliran udara berkecepatan rendah dan bertekanan tinggi  melalui proses yang disebut difusi. Udara terkompresi ini kemudian didorong ke dalam mesin, menyebabkan mesin  membakar bahan bakar untuk menghasilkan tenaga lebih besar.

3. Batang Penghubung 

 Batang penghubung merupakan bagian yang  menghubungkan  turbin dengan kompresor. Hal ini memungkinkan keduanya dihubungkan bersama untuk melakukan proses difusi yang dapat menghasilkan  lebih banyak udara untuk membantu pembakaran bahan bakar. 

 Berbeda dengan turbocharging, turbocharging menggunakan gas buang kendaraan; dua kipas – kipas turbin dan kipas kompresor – berputar karena gas buang. Sebaliknya, kompresor ditenagai langsung oleh motor; Katrol dengan sabuk bergigi menggerakkan roda gigi yang memutar kipas kompresor.

Kekurangan Turbocharger

1. Membutuhkan Oli Mesin Khusus 

 Kekurangan mesin turbo adalah perawatannya sangat memerlukan perhatian khusus pada penggunaan oli mesin. Coba gunakan oli mesin yang dirancang untuk mesin turbo. 

 Penggunaan oli mesin khusus ini dikarenakan mesin mobil  turbo seringkali memiliki temperatur yang lebih tinggi.

 Oleh karena itu oli mesin juga perlu memiliki spesifikasi yang mampu mendinginkan mesin dan turbo. Tidak dapat mengontrol secara terus menerus.

2. Kesalahan Pengguna.

 Banyak orang yang menggunakan mobil bermesin turbo terus mengemudi hingga mesin turbo bekerja pada kapasitas penuh. Namun hal ini kurang baik untuk ketahanan mesin. Bukan berarti memiliki turbo dan bisa berjalan terus menerus. Terlalu sering menekan pedal akselerator hingga turbocharger bekerja dalam jangka waktu lama seringkali dapat merusak mesin dan turbo itu sendiri. 

3. Sparepart Mahal

 Suku cadang pengganti yang mahal Jika  rusak, suku cadang mesin  turbo cenderung  lebih mahal. Misalnya saja turbo repair kit yang harganya bisa mencapai Rp 5-8 juta tergantung jenis kendaraannya, itu hanya harga suku cadang saja, bukan komponen lainnya jika terjadi kerusakan, yang sayangnya jarang diketahui sebagian besar pengendara di Indonesia.

 Banyak orang yang masih mengira mobil yang dilengkapi turbocharger bisa berjalan terus menerus, padahal, kebiasaan inilah yang  menjadi penyebab perangkat cepat rusak.