iklan

Tampilkan postingan dengan label indonesia masters. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label indonesia masters. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 10 Februari 2024

Indonesia Masters 2024


Apa itu Indonesia Masters 2024?

Tahukah Anda tentang Indonesia Masters 2024?

 Indonesia Masters 2024 merupakan turnamen ketiga dalam rangkaian  BWF World Tour 2024 dan masuk dalam kategori turnamen BWF Tier 2 – Level 4 atau Super 500.

 Turnamen ini diselenggarakan oleh Persatuan Bulu Tangkis  Indonesia di bawah naungan Kejuaraan Federasi Bulu Tangkis Dunia.

 Kejuaraan (BWF) dan merupakan edisi  Indonesia Masters ke-14 yang digelar sejak tahun 2010.

 Total ada lima kategori yang dipertandingkan di Indonesia Masters 2024:  tunggal putra , tunggal putri, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran.

 Indonesia Masters 2024 adalah bagian dari kualifikasi bulu tangkis untuk Olimpiade Musim Panas 2024.

 Indonesia Masters 2024 (secara resmi dinamai DAIHATSU Indonesia Masters 2024 karena alasan sponsorship) adalah turnamen bulu tangkis yang diadakan di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Indonesia, dari tanggal 23 hingga 28 Januari 2024 dengan nilai total  420.000 USD.

Dimanakah Indonesia Masters 2024 digelar?

 Lokasi Gelaran bulutangkis Indonesia Masters 2024 digelar di Istora Gelora Bung Karno (GBK) pada 23-28 Januari. Tak kurang dari 278 pemain dari 29 negara turut serta.

 Makna dari ajang HSBC BWF World Tour Super 500 ini semakin bertambah karena juga digunakan sebagai ajang kualifikasi  Olimpiade Paris 2024. Dengan kata lain, para atlet bulu tangkis Indonesia Masters 2024 tidak hanya bersaing memperebutkan gelar juara dan hadiah uang hingga 420.000 USD atau sekitar Rp 6,3 miliar, tetapi juga untuk mengejar skor dengan tujuan lolos ke Olimpiade Paris 2024.

Siapa saja Pemenang Indonesia Masters 2024?

 Anders Antonsen, Wang Zhiyi, Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin, Liu Shengshu dan Tan Ning, serta Zheng Siwei dan Huang Yaqiong menjadi juara turnamen ini.

 Zheng dan Huang menduduki peringkat pemain tersukses di ajang Indonesia Masters dengan  lima gelar, mengungguli Marcus Fernaldi Gideon dan Kevin Sanjaya Sukamuljo.

 Carnando dan Marthin menjadi satu-satunya juara bertahan yang sukses mempertahankan gelarnya dan juga menjadi pemain pertama yang  menjuarai dua  Indonesia Masters berturut-turut sejak Zheng, Huang, Gideon, dan Sukamuljo pada 2018-2020.

 Wang meraih gelar Super 500 pertamanya dalam karirnya dan mengakhiri paceklik gelar sejak menjuarai Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2022.

 Antonsen, Liu, dan Tan meraih gelar kedua mereka tahun ini setelah  sama-sama menjuarai Malaysia Open 2024.

Perwakilan Indonesia 

 Pada kesempatan ini, Indonesia mengirimkan 8 perwakilannya, namun, hanya 4 di antaranya yang mampu melaju ke babak semifinal yaitu, Anthony Sinisuka Ginting sebagai tunggal putra, Lanny Tria Mayasari/Ribka Sugiarto sebagai ganda putri, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto sebagai ganda putra.

 Sementara itu, Indonesia menurunkan 4 wakilnya untuk melaju ke babak semifinal turnamen BWF Super 500. Pasangan putri Lanny Tria Mayasari/Ribka Sugiarto akan tampil lebih dulu dan siap menyambut wakil China Liu Sheng Shu/Tan Ning di turnamen tersebut.

 Selain itu, ada tunggal putra dan unggulan ketiga Anthony Sinisuka Ginting yang akan melanjutkan pertarungannya di depan publik  hari ini. Ia akan menghadapi Brian Yang dari Kanada di semifinal tunggal putra  Indonesia Masters 2024.

 Sementara itu, dua wakil Indonesia lagi di ganda putra  akan saling berhadapan di babak ini: unggulan ketiga Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto melawan ketujuh.

Trouble saat Turnamen Berlangsung

 Jakarta (ANTARA) - Broto Happy, Kepala Bagian Humas dan Komunikasi Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI), mengatakan laga pertama  babak semifinal Indonesia Masters 2024 sempat dihentikan karena diduga terjadi korsleting di Istora GBK.

 Dalam keterangan singkat di Istora Senayan Jakarta, laga semifinal  antara pasangan putri China Zhang Shu Xian/Zheng Yu melawan Kititharakul/Rawinda Prajongjai dari Thailand terhenti karena  asap di arena. Hal ini pun menyebabkan pertandingan pertama terhenti sekitar 30 menit dan pihak penyelenggara langsung memadamkan api.